Saya sudah menjalani kemo(terapi) keempat. Sampai di titik ini, saya masih yakin kemo masih yang terbaik untuk tubuh saya. Banyak kawan sudah merekomendasikan jalan tradisional tapi... bukannya saya nggak percaya dengan jalan tradisional... saya percaya saya lebih mampu untuk menempuh jalan kemo. Setidaknya untuk saat ini.
Saya bilang ke diri saya: Keep positive. Keep optimist.
Setelah kemo pertama yang hampir nggak ada efek negatifnya buat saya (dari segi fisik), saya mulai diterjang kerontokan beberapa hari setelah kemo kedua. Jujur setelah kemo pertama, saya menantikan kapan rambut saya akan rontok. Ternyata efek kerontokkannya tidak begitu cepat. Namun ketika sudah rontok, hanya butuh waktu seminggu untuk menjadi botak. Completely bald. Hairless.
Namun karena saya sudah siapkan mental (dan bahkan sedikit menantikan saat botak ini) saya nggak stress menghadapinya. Apalagi si bungsu Abhi juga langsung botakin kepalanya. Dia bilang, dia mau ikutan botak sampai saya tumbuh rambut lagi.
Mantu saya, istrinya Abhi yang lagi hamil malah ikutan menghibur saya dengan mengajarkan saya bikin alis pakai pencil alis di awal-awal kebotakan ini.
Lantas parah dan sakitnya kemo benar-benar baru menyerang saya setelah kemo ketiga dan keempat. Saya mulai sariawan di mulut dan kerongkongan yang menyebabkan saya susah makan dan minum. Lalu saya berpikir, jika saya tidak makan dan minum, saya akan menjadi kurus. Setelah itu penampilan jadi rusak karena saya kurus dan kurang gizi. Jadi sesakit apapun saya mengunyah dan menelan, saya tetap paksakan untuk makan dan minum. Saat kondisi ini terjadilah banyak orang-orang langsung merekomendasikan saya berhenti kemo dan jalan ke pengobatan tradisional saja. Tapi saya melanjutkan kemo saya.
Tinggal 2 kemo lagi, lalu saya akan operasi. Setelah itu lanjut 6 kemo lagi.
Masih panjang ya perjalanan? Tapi selalu ada karunia Allah SWT yang membuat saya ikhlas menjalaninya. Masih banyak hal lainnya yang bikin saya tersenyum dan gembira. So, mengapa saya harus meributkan kemo? Jalani saja!
Senin, 04 November 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar